Skip to content

Sayonara Shoya Tomizawa, RIP

September 6, 2010

gelaran MotoGP seri Misano kemarin menyisakan duka yg mendalam bagi seluruh penggemar balap motor di seluruh dunia…Shoya Tomizawa, seorang rider muda Jepang berbakat telah tewas di sirkuit karena mengalami kecelakaan hebat..

Tomizawa meninggal setelah motor yg dikendarainya keluar lintasan dan jatuh..kemudian tertabrak oleh De Angelis dan Scott Redding yg berada tepat di belakangnya..De Angelis langsung berdiri dan meninggalkan sirkuit dengan berjalan kaki sedangkan Redding yg masih sadar dan Tomizawa yg sepertinya sudah tidak sadarkan diri terkapar di pinggir sirkuit..Tomizawa langsung mendapat pertolongan pertama oleh tim dokter di pinggir sirkuit lalu dibawa ke Medical Centre dan RS Riccione dengan ditemani 2 orang dokter..dokter telah mengupayakan segalanya, tapi nasib berkata lain…Shoya Tomizawa dinyatakan meninggal pukul 14:20 waktu setempat karena cedera parah pada kepala, dada dan perutnya dalam usia 19 tahun..

para rider MotoGP diberitahu kabar ini sesaat setelah memasuki parc ferme, mereka terlihat sangat terkejut setelah minggu lalu seorang rider USGP 125cc yg berusia 13 tahun, Peter Lenz yg merupakan murid dari Colin Edwards juga meninggal di ser Indianapolis dalam satu supporting race yg diadakan sebelum race GP dimulai..

berikut pernyataan dari beberapa rider MotoGP..

“Dua pembalap dalam sepekan, jadi ini rasanya tidak menyenangkan. Saya berharap ini tidak akan terjadi lagi di masa depan dan kita masih bisa menikmati olahraga ini,” imbuh Pedrosa.

“Hari ini sangat menyedihkan karena kita kehilangan seorang pembalap muda yang sangat kuat, seorang yang baik dan saya tidak bisa berkata-kata lagi,” kali ini pembalap Yamaha Jorge Lorenzo angkat bicara.

“Saat hal-hal seperti ini terjadi, semua hal jadi tak berarti. Shoya adalah orang yang sangat lucu dan pembalap yang kuat. Saya pikir semua orang sangat, sangat berduka,” tegas Valentino Rossi.

dari detiksport

Shoya Tomizawa mengawali karir sebagai wildcard di GP125 Motegi pada 2006 dan 2007 lalu..kemudian mendapat jatah wildcard di GP250 Motegi pada 2008. di 2009 dia ikut GP250 secara penuh dan berhasil menduduki klasemen akhir di posisi 17..kemudian di 2010 ketika Gp250 digantikan oleh Moto2, dengan mengejutkan dia mencatat sejarah dengan menjadi rider Moto2 pertama yg memenangkan seri di GP Qatar..dan podium kedua di GP Spanyol..

harapan Asia tertuju padanya, rider muda berbakat yg kedepannya diharapkan bisa jadi penerus Hiroshi Aoyama untuk menjadi juara dunia Moto2..

tapi sayang..tragedi di Misano merenggut nyawa rider Asia berbakat ini..

Sayonara Tomizawa san…

semoga kau bisa membalap dengan Abe dan Kato di alam sana…

7 Komentar leave one →
  1. September 6, 2010 11:41 am

    iya tuh..moto GP perlu revisi ulang untuk kelas2 pendukungnya

    • September 6, 2010 3:56 pm

      terutama Moto2..
      harus dibatesin pesertanya…

      • arie sesat permalink
        September 6, 2010 4:44 pm

        moto2 emang terlalu banyak…yang lainnya sih takdir, nggak bisa dicepetin ataupun ditunda..

      • September 7, 2010 8:31 am

        setuju…tapi kan bisa dicegah…

  2. September 6, 2010 3:15 pm

    hmm…ngeri yah

    • September 6, 2010 3:57 pm

      iya, tapi ini adalah resiko yg harus diambil oleh pembalap motor..

Trackbacks

  1. kutukan De Angelis dan Misano « Nunoe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: