Skip to content

Kampanye Stop Engine di Lampu Merah yuk!!!

Agustus 12, 2011

bulan lalu, saya dapet E-Mail ini di milis yg saya ikuti..monggo dibaca dulu…

Dear All Colleague.
Saya tertarik akan sebuah aksi Mematikan Mesin kendaraan bermotor pada saat berhenti di lampu merah. Tidak perduli kendaraan apa yg anda pakai. Khususnya buat penduduk Jakarta.
Ketertarikan saya didasarkan pada keuntungan yang akan kita dapatkan bersama. Saya bukan seorang ahli Lingkungan hidup atau ahli ekonomi. Tapi secara natural saya pikir kita akan mendapatkan keuntungan-keuntungan sebagai berikut di bawah ini:
1. Hemat BBM
2. Menghemat dan menjaga overheat Mesin. Sehingga mesin lebih awet.
3. Mengurangi polusi Suara
4. Mengurangi polusi Udara. Sehingga. Manusia di sekitar kendaraan kita dan termasuk kita sendiri sedikitnya berkurang mengkonsumsi polusi yang dikeluarkan kendaraan.
5. Jok kendaraan kita lebih nyaman diduduki pada saat mesin dalam kondisi off. Bebas dari getaran.
6. Ikut membantu menurunkan suhu udara di sekitar kita. Aku yakin kita bisa menurunkan setidaknya 1-2 derajat Celcius dalam kurun satu bulan apabila semua penduduk Jakarta mengikuti Kampanye ini.
7. Menurunkan Tingkat Stress di Jalan Raya. Dll.
Contoh kasus:
Saya sendiri (Anggiat Simangunsong) dalam 12 Tahun Terakhir (Semenjak Thn 2000) menghabiskan 2-3 Jam setiap harinya berada di atas kendaraan saya. Terlebih pada saat berangkat kerja dan pulang kerja.
Dan di dalam perjalanan tidak kurang dari 5-10 Menit Saya berhenti di Lampu Merah.
Apabila saya menghentikan Mesin pada saat berada di lampu merah maka saya akan menghemat kerja mesin hingga sebesar: 8.3%
Formula = Waktu Berhenti / Total Perjalanan = 10 / 120 = 8.3%.
Artinya semestinya saya bisa menghemat > 8.3% dari cost operational kendaraan saya dan membantu mewujudkan green environtment.
Jadi buat seluruh teman, sahabat, adek-adek dan orang tua yang setuju dengan ide ini. Saya minta kita lakukan bersama-sama. Dan Forward E-mail ini ke sebanyak-banyaknya teman di Address Book Anda.
Selamat Berjuang Bersama.
Terima Kasih.
PS:
“Original Idea is coming from My Last Trip to Atsugi – Japan (12 May 2011 – 26 May 2011). I can see in Atsugi-Japan, Public Bus stoped the engine during Red Light.”
Best Regards,
Anggiat H. Simangunsong
nah…kampanye diatas agar kita mematikan mesin kendaraan ketika sedang di lampu merah atau traffic light..saya setuju dengan kampanye tersebut..dan kebetulan, waktu saya masih di Bali, saya selalu melakukan hal ini untuk traffic light yg lebih dari 1 menit…saya nyalakan mesin kembali ketika timer di angka 20an detik…
alasannya, ya seperti yg disebut di E-Mail diatas tersebut…untuk menghemat BBM, mendinginkan mesin, mengurangi polusi udara dan suara dll…tapi yg paling mempengaruhi saya adalah tentang mengurangi polusi udara…
coba, berapa banyak gas karbon yg bisa diredam kalo semua kendaraan mematikan mesinnya dalam waktu 1-2 menit saja…udara yg kita hirup akan jadi lebih bersih…tingkat stress di jalan bisa berkurang…
tapi…buat yg mau mengikuti langkah ini, harus dengan satu catatan, kendaraan dalam kondisi sehat…dalam arti, gampang di starter lagi..kalo pake kendaraan yg susah di starter, malah nyusahin orang lain yg ada di belakang…
kampanye ini tidak memaksa kok..buat yg bisa ngikutin, ya silakan…berarti anda adalah biker yg peduli lingkungan…🙂
jadikan bumi ini tempat yg nyaman buat anak-cucu kita nanti…
10 Komentar leave one →
  1. Agustus 12, 2011 1:54 pm

    .1. bikin aki tekor
    2. motor stater nggak awet
    untuk menghindari hal diatas, ENGKEL aja kick stater
    kalo lampu merah lebih dari 2 menit, lama, capet, bensin boros
    matiin aja motor lo,,asekkkk

  2. Agustus 12, 2011 3:58 pm

    ane cuma pake kick starter matiin di lampu merah yang ane hapal or ada timernya..n di palang kereta kalo nutup.. n kalo ngatri di pom bensin hihihi.. kalo masih banyak orang nyalain mesin ga perlu, artinya orang itu belom sadar.. atau pastinya lagi sih hidupnya belom susah2 amat..

    • Agustus 12, 2011 4:01 pm

      ah..iya bener…ane juga berani di traffic light yg ane dah kena sama yg ada timernya…dan ngga cuma di traffic light..waktu ngantri beli BBM juga..di depan rel kereta..pokoknya yg lebih dari 1 menit…

      wkwkwkwk…iya, mereka yg masih nyalain mesin berarti hidupnya belom susah2 amat…:mrgreen:

  3. Agustus 14, 2011 1:47 pm

    beli PCX dlu ah..nabung..nabung…nabung😀
    http://asmarantaka.wordpress.com/2011/08/14/hyosung-gt-series-indikasi-korean-attack/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: